WordPress untuk Pemula: Panduan Lengkap Membuat Website

Panduan WordPress untuk pemula ini ditujukan bagi yang ingin membuat website atau blog sendiri, tapi merasa tidak punya cukup pengetahuan. Juga bagi yang capek membaca kepingan-kepingan tutorial pendek secara terpisah dan malah bikin bingung dari mana mulainya.

Terlepas kamu mau membuat blog pribadi, website sekolah, profil perusahaan, website toko online, dan banyak jenis lainnya, panduan dasar ini akan berguna.

Kenapa menggunakan WordPress? Selain gratis dan mudah, WordPress menyediakan banyak bentuk dukungan, baik yang gratis maupun berbayar. Kamu bisa baca berbagai alasan memilih WordPress.

Kami akan menemanimu mengenali, membuat, sampai merapikan website tanpa kemampuan coding, lewat panduan lengkap yang mudah dipahami. Semua proses yang dibahas di sini mudah dilakkukan semua orang, baik pengguna pemula atau pun berpengalaman.

Tapi kalau kamu butuh bantuan teknis, jangan ragu mengontak kami.

Penjelasan: Istilah “WordPress” merujuk pada CMS WordPress, atau dikenal juga sebagai WordPress.org. Bahasan lebih jauh bisa dibaca di perbedaan WordPress.com dengan WordPress.org.

Bagaimana menggunakan panduan ini?

Panduan WordPress untuk pemula ini akan menjelaskan langkah demi langkah secara detail, meliputi semua tahapan menyiapkan, membuat, hingga merapikan website agar layak dikunjungi banyak orang. Kalau ada poin yang mesti dibahas lebih dalam, kami akan memberi link menuju artikel terkait.

Topik yang dibahas akan mencakup berbagai permasalahan dasar yang perlu diketahui para pemula, dalam membuat dan mengembangkan website dengan WordPress. Karena itu panduan ini akan diperbarui secara berkala mengikuti berbagai perubahan.

Dengan cakupan bahasan yang luas, panduan ini akan jadi bacaan yang panjang. Kamu tidak perlu menyelesaikannya dalam satu sesi. Bacalah bertahap dengan santai dan gembira, sambil mempraktikkan langkah-langkahnya.

Jangan lupa menyimpan dan membagikan artikel ini kalau kamu merasa sedikit terbantu.

Pengetahuan dasar WordPress untuk pemula

Kami berharap informasi dasar di bawah ini berguna bagi para pemula yang baru berkenalan dengan WordPress atau dunia pengelolaan website dan blog.

Apa itu WordPress?

WordPress adalah nama sebuah content management system (CMS), atau paket instalasi website. Ada banyak pilihan CMS, dan WordPress adalah yang terpopuler.

Jenis website apa yang bisa dibuat dengan WordPress?

WordPress bisa digunakan membuat berbagai jenis website atau blog, juga forum, mailing list, situs e commerce, media sosial, kursus online, dan lain sebagainya.

Apa Perbedaan WordPress.com dengan WordPress.org?

WordPress.com adalah situs layanan hosting blog. Sementara WordPress.org menyediakan CMS WordPress untuk membangun website. Pengguna CMS ini harus menyewa nama domain dan web hosting sendiri. Untuk bahasan lebih jauh baca perbedaan keduanya di artikel ini.

Di mana saya bisa mendownload WordPress?

Kamu bisa mendapatkan file instalasi WordPress melalui halaman download di situs WordPress.org, atau baca panduan mendownload WordPress.

Apa saja yang dibutuhkan untuk membuat website dengan WordPress?

1) Nama domain; 2) web hosting berkualitas; 3) 5 menit waktu luang; 4) koneksi internet yang lancar; 5) panduan WordPress untuk pemula dari TeknoEdukasi 😀

Berapa biayanya?

Tergantung jenis website yang hendak dibuat. Sebagai gambaran keperluan merintis bisnis, biaya sewa nama domain dan web hosting yang layak akan dimulai dari sekitar Rp. 1.150.000/tahun.

Website komunitas, organisasi, apalagi pribadi atau keluarga, biayanya bisa lebih murah. Jika di tengah jalan dirasa kurang, penyedia jasa web hosting berkualitas akan memberi opsi upgrade tanpa biaya tambahan.

Sementara WordPress gratis, begitu juga panduan WordPress untuk pemula ini 😀

Masih ada pengetahuan dasar lain yang perlu saya tahu tentang WordPress?

Tentu ada, tapi akan terjawab seiring perjalanan kita menjelajahi tulisan ini sampai akhir. Kamu juga bisa membacanya di WordPress 101.

Untuk sementara tanya jawab di atas cukup menjadi informasi pengantar panduan WordPress untuk pemula. Dari sini kita bisa tancap gas, masuk tahap persiapan dan membuat website.

Ayo kita mulai!

Membuat dan merapikan website WordPress untuk pemula

Tahap persiapan standar sebelum membuat website adalah menyewa nama domain dan web hosting berkualitas.

1. Nama domain dan web hosting

Nama domain adalah alamat yang dipakai untuk mengakses website. Contohnya TeknoEdukasi.com. Setiap nama domain punya ekstensi seperti, .com, .net, .org, .co.id, .id, .co, dan lainnya. Sedang web hosting adalah ruang untuk menyimpan, sekaligus membuat file website bisa diakses terbuka lewat jaringan internet.

Harga sewa nama domain dengan ekstensi utama (.com, .net, .org, .co) berkisar pada Rp. 145.000-Rp. 350.000. Kabar baiknya, saat ini banyak penyedia web hosting menawarkan paket web hosting berikut gratis nama domain, yang akan dibahas di bawah.

Tips umum nama domain, pilih yang pendek dan menggambarkan apa yang ingin disampaikan. Sementara dalam urusan web hosting, kualitas harus jadi pertimbangan paling penting.

Kami pernah bikin kesalahan memilih web hosting yang sering down (tidak bisa diakses) atau mendadak aksesnya berat sekali, hanya gara-gara tergiur harga murah.

Kesalahan begitu jangan diikuti, berat! Biar kami saja yang merasakan.

Kamu pasti tak mau ditinggalkan calon pelanggan yang kesal, gara-gara website belum terakses sempurna dalam durasi 5 detik.

Kualitas web hosting umumnya dinilai berdasar rendahnya angka down (tidak bisa diakses), kecepatan akses, kestabilan saat menerima banyak kunjungan dalam waktu bersamaan, dan sisi dukungan pelanggan. Bacalah tes belasan web hosting di Indonesia ini sebagai gambaran.

Salah satu penyedia jasa web hosting berkualitas yang pernah kami coba adalah Niagahoster, yang juga menawarkan opsi WordPress hosting dan nama domain .com gratis, pada paket Pelajar atau di atasnya. Untuk instalasi WordPress, perusahaan ini membuat panel menu khusus bagi pelanggan untuk memudahkan instalasi.

Kalau kamu memilih Niagahoster lewat link di sini, gunakan kode “teknoedukasi” sebelum check out untuk mendapatkan diskon 5%.

Pilihan lain untuk menyewa nama domain dan web hosting adalah Natanetwork, yang menawarkan harga lebih terjangkau dan paket hosting bulanan. Cocok bagi yang ingin coba-coba. Selain kualitas yang baik, reputasinya unggul dalam sisi dukungan pelanggan yang prima.

Penjelasan: Artikel ini memuat link afiliasi. Kami mendapat komisi dari tiap transaksi melalui link tersebut, tanpa membebanimu dengan biaya tambahan. Dalam beberapa kasus kamu bahkan bisa mendapat diskon. Setiap produk yang direkomendasi telah kami coba dengan hasil bagus.

Terima kasih atas dukungan yang membuat TeknoEdukasi bisa terus beroperasi.

Oke, panduan WordPress untuk pemula ini akan masuk ke langkah selanjutnya, yakni instalasi website.

2. Menginstal WordPress di server web hosting

Kalau kamu menyewa nama domain dan web hosting dari tempat yang sama, proses penginstalan website akan lebih mudah dan cepat. Karena secara otomatis nama domain dan web hosting sudah saling terhubung.

Untuk melakukan instalasi, lakukan login ke client area situs penyedia web hosting pilihanmu.

login-client-area-niagahoster wordpress untuk pemula
Untuk login ke client area Niagahoster, klik Login di pojok kanan atas layar, akan muncul form email dan password.
login-client-area-natanetwok wordpress untuk pemula
Untuk login ke client area Natanetwork, klik LOGIN CLIENT AREA di pojok kanan atas layar, akan muncul form email dan password.

Instalasi WordPress di Niagahoster

Niagahoster mengatur client area-nya sedemikian rupa untuk memudahkan pelanggan, terutama pengguna WordPress pemula. Tapi karena itulah panduan WordPress untuk pemula ini perlu membahas terpisah, sebab langkahnya akan sedikit berbeda jika menggunakan jasa web hosting di tempat lain.

Untuk menginstall WordPress di client area Niagahoster lakukan langkah berikut:

  • Pilih menu Layanan Anda> Hosting, pada bar menu di sebelah kiri. Pada laman baru klik tombol Kelola Hosting berwarna oranye
  • Pada tampilan baru klik logo WordPress, di laman baru pilih Install WordPress. Kamu akan menghadapi tampilan begini
panel-client-area-Niagahoster-wordpress untuk pemula
Tampilan laman instalasi WordPress di Niagahhoster.
  • Isi semua kolom yang dibutuhkan. Rinciannya sebagai berikut:
Domain Anda: Sudah terisi
Judul Website: Nama yang kamu beri untuk website. Contohnya TeknoEdukasi
Admin User: Username untuk masuk website
Sub Direktori: Kosongkan
Password: Password untuk masuk website
Deskripsi Website: Tagline atau motto website

Sisanya, WordPress Accelerator dan Auto Upgrade, bebas diceklis atau tidak. Saat website sudah beroperasi, kamu bisa mengatur keduanya belakangan, atau memilih opsi lain yang menurut kami lebih menarik.

  • Selesai dengan semua form dan opsi yang dibutuhkan, klik tombol Install WordPress berwarna oranye di pojok kanan bawah. Dari pengalaman kami, proses instalasi berlangsung sekitar satu menit. Setelah itu website sudah mengudara.
  • Untuk melakukan login, lanjutkan membaca di bagian bawah

Instalasi WordPress di Natanetwork

Tampilan client area di Natanetwork tidak jauh berbeda dengan penyedia web hosting pada umumnya. Karenanya panduan pada bagian ini akan lebih familiar bagi pengguna berbagai jasa web hosting.

Langkah-langkah menginstal WordPress di web hosting

Total Time: 5 menit

Masuk ke client area dengan email dan password yang kamu miliki

Kamu akan menghadapi tampilan seperti ini. Klik bagian bertanda merah yang bertuliskan nama domainmu.client-area-natanetwork

Login ke cpanel untuk mengakses opsi penginstalan WordPress

Pada halaman baru, di bagian kiri tersedia barisan menu. Klik Login to cPanel. cPanel adalah pintu masuk menuju ruang penyimpanan web hosting.
login-cpanel-natanework

Gunakan kolom pencarian untuk mengakses menu Softaculous

Akan muncul dua hasil. Pilih mana saja, langkahnya tidak jauh berbeda. Di sini diasumsikan kamu memilih opsi Softaculous Apps Installer.
softaculous-adalah-software-penginstalan-berbagai-jenis-cms-pembangun-website

Klik opsi WordPress untuk penginstalan

Opsi WordPress biasanya terletak di bagian kiri atas tampilan opsi Softaculous.
menginstal-wordpress-secara-mudah-lewat-aplikasi-softaculous

Isi kolom nama domain, nama, dan deskripsi website

Kalau kamu menyewa nama domain dan webhosting dari tempat yang sama, nama domain akan otomatis terisi di kolom setelah https://. Pada kolom di bawahnya, isi nama dan deskripsi website.
pengisian-identitas-website-sebelum-install-cms-wordpress-melalui-softaculous

Masukkan username, password, dan email admin website

Kolom lainnya bersifat opsional. Pada pojok kanan bawah gambar, kamu bisa memilih opsi menginstal plugin Loginizer untuk fitur keamanan, serta Classic Editor untuk tampilan penyunting teks WordPress yang lama. Apa pun pilihanmu, bisa diubah nanti.pengisian-identitas-website-sebelum-install-cms-wordpress-melalui-softaculous

Klik Install untuk mulai membuat website

Di pojok kanan bawah gambar langkah 6 tersedia tombol Advanced Options, berisi opsi backup dan upgrade versi WordPress secara otomatis jika ada pembaruan. Ini fitur sangat penting bagi setiap website, tapi pengaturan atau pilihan opsi lain bisa dilakukan setelah website terinstal. Klik Install.pengisian-identitas-website-sebelum-install-cms-wordpress-melalui-softaculous

Menunggu proses penginstalan WordPress

Kamu diminta menunggu 3-4 menit. Dari pengalaman kami, proses ini biasanya selesai dalam waktu sekitar satu menit.
proses-instalasi-wordpress-lewat-softaculous

Instalasi website dengan WordPress sudah selesai

Selamat, websitemu sudah bisa diakses secara online. Klik link bertanda merah pertama untuk melihat halaman depan websitemu, atau link bertanda merah kedua untuk menuju halaman login.notifikasi-selesai-proses-instalasi-wordpress-lewat-softaculous

Cie-cie yang websitenya sudah jadi 😀

Sampai di sini satu langkah besar sudah dilewati. Kamu bisa istirahat sebentar, sambil merayakan website yang sudah bisa diakses pengguna internet di seluruh dunia, dengan menjadi pengunjung pertama.

tampilan-awal-website-wordpress-dengan-theme-twenty-twenty-setelah-instalasi-di-web-host wordpress untuk pemula
Tampilan awal website WordPress dengan theme Twenty Twenty.

Ada kemungkinan tampilan awal websitemu begini…

Selera orang berbeda-beda. Tapi menurut kami tidak banyak pengunjung yang akan menganggapnya menarik.

Di awal kami berjanji menemani sampai tahap websitemu layak diakses banyak pengunjung. Salah satunya dengan mendandani tampilan.

Karena itulah panduan WordPress untuk pemula ini masih akan menemanimu. Sisa perjalanan masih cukup panjang.

3. Mengganti theme WordPress

Dalam semesta WordPress, tampilan website diatur melalui theme, atau tema. Theme WordPress bisa disejajarkan dengan tema di smartphone. Tugasnya mengubah tampilan tanpa mempengaruhi fungsionalitas website. Situs WordPress membutuhkan setidaknya satu theme untuk bisa berfungsi.

Untuk mengganti theme kunjungi halaman login untuk masuk ke dashboard admin website, dengan mengakses alamat semacam, namadomainmu.com/wp-admin, lalu masuk dengan username dan passwordmu.

form-login-wordpress-untuk-mengakses-dashboard-admin-atau-backend-website
Form login WordPress

Kamu masuk ke halaman dashboard admin, atau sering juga disebut WordPress backend. Ini merupakan halaman kontrol website. Untuk mengganti theme pada bar menu sebelah kiri pilih Appearance, lalu di halaman baru pilih Add New.

ganti-theme-wordpress

Pada halaman baru ada ribuan koleksi theme gratis (dan akan terus bertambah) di repositori theme WordPress yang bisa kamu pilih. Manfaatkan berbagai menunya untuk memfilter pilihan.

repositori-theme-wordpress

Bingung memilih theme? Tersedia banyak pilihan menggiurkan dengan warna-warni dan tampilan keren, tapi kami akan menyarankan theme SEO-friendly yang mengutamakan kecepatan, responsivitas, dan dibuat dengan coding yang rapi.

Oke, beberapa istilah teknis pada kalimat di atas mungkin belum dipahami para pemula. Kurang cocok dengan visi-misi panduan WordPress untuk pemula ini.

SEO adalah singkatan dari search engine optimization. Intinya adalah serangkaian upaya agar website lebih mudah dikenali dan diberi ranking tinggi oleh mesin pencari. SEO-friendly maksudnya adalah lebih mendukung aspek SEO.

Pada waktunya kita akan masuk ke bahasan itu. Sementara untuk memahami theme yang SEO-friendly, kamu bisa membaca Optimasi SEO WordPress dengan 6 Langkah Mudah.

Untuk keperluan panduan ini, kami menggunakan GeneratePress yang dikenal sebagai salah satu theme WordPress paling cepat. Versi gratisnya bisa dicari dengan mengetikkan “GeneratePress” pada kolom pencarian, lalu klik Preview untuk melihat demonya.

Tapi karena website masih kosong, kamu akan kesulitan melihat tampilannya secara utuh. Untuk instalasi, klik Install lalu Activate setelah loading selesai.

generatepress-theme-wordpress

Kamu bisa memodifikasi tampilan dengan memillih menu Appearance> Costumize di bar menu sebelah kiri.

Akan muncul bar untuk mengustomisasi theme pada sebelah kiri, dengan tampilan live preview. Kamu bisa melihat efek setiap modifikasi pada tampilan website.

menu-costumize-theme-generatepress

Untuk saat ini belum diperlukan banyak perubahan, karena websitemu masih kosong. Hasil modifikasi tidak akan banyak terlihat. Kamu perlu mengunggah beberapa artikel atau posting di website.

Tapi sebelum melakukan itu, kita perlu melakukan beberapa pengaturan dasar yang sederhana tapi penting. Kamu bisa keluar dari ruang kustomisasi theme dengan mengklik tanda x di pojok kanan atas layar.

4. Pengaturan dasar WordPress untuk pemula

Untuk melakukan beberapa pengaturan dasar, akses opsi Setting pada bar menu di sebelah kiri. Ada beberapa submenu, kamu bisa menjelajahinya satu-persatu agar semakin familiar dengan ekosistem dashboard admin WordPress.

Dari berbagai submenu kamu bisa mengatur jumlah posting yang ditampilkan di halaman awal, manajemen komentar, mengatur bahasa dan zona waktu, dan lain sebagainya.

Tapi hal paling penting dilakukan setidaknya ada dua:

a. Mengecek visibilitas mesin pencari

Visibilitas mesin pencari maksudnya memungkinkan website bisa dilihat, diperiksa, dan diindeks, oleh mesin pencari. Untuk itu pilih submenu Reading, lalu scroll ke bagian paling bawah sampai menemukan Search engine visibility.

Periksa agar opsi Discourage search engines form indexing this site jangan sampai dicentang. Kecuali kamu tidak butuh pembaca, mesin pencari akan menjadi salah satu teman terbaik untuk membantu website kamu ramai dikunjungi. Jangan lupa klik Save Changes jika melakukan perubahan.

cek-search-engine-visibility wordpress untuk pemula

Dari pengaturan bawaan opsi tersebut seharusnya memang tidak tercentang. Tapi tidak percuma meluangkan waktu beberapa detik untuk mengecek pegaturan sederhana yang bisa menentukan hidup-matinya websitemu. Ini disiplin yang baik dan mesti dibiasakan sejak tahap pemula.

Permalinks (permanent links) adalah format penulisan alamat internet. Ketika kamu mengunggah konten, website otomatis membuatkan alamat untuk mengakses file tersebut. Permalinks mengatur bagaimana format penulisan alamatnya.

Sebagai contoh, kamu bisa cek alamat panduan WordPress untuk pemula ini di kolom alamat browser, https://teknoedukasi.com/panduan-wordpress-untuk-pemula. Format permalinks mencakup bagian yang ditebalkan.

Untuk manusia, format permalinks mungkin tidak banyak berarti. Kalau pun permalinks artikel websitemu tertulis domainmu.com/?p=7d9a0. Pembaca tidak akan bingung, karena membaca judul, bukan permalinksnya. Tapi buat mesin pencari itu krusial. Yang pertama dibaca mesin pencari adalah permalinks.

Untuk melakukan pengaturan permalinks, dari submenu Reading di atas, kita pindah ke submenu di bawahnya, yakni Permalinks. Ada lima opsi format permalinks dan satu pilihan kustom.

pengaturan-permalink-untuk-dasar-seo wordpress untuk pemula

Contoh masing-masing format bisa dilihat di sebelah kanan setiap pilihan. Format permalink bawaan WordPress adalah Plain. Kami tidak yakin kamu mau mesin pencari membaca domainmu.com/?p=7d9a0.

Karena itu pililhlah format Post name. Ini format yang paling memudahkan mesin pencari untuk memahami konten. Jangan lupa klik Save Changes di bagian paling bawah halaman. Dengan menyelesaikan tahap ini kamu bisa masuk tahap paling penting.

Membuat website seperti membuka toko. Kamu boleh punya etalase sebagus hiasan di surga, menempel pernak-pernik keren yang sedap dipandang, memajang tulisan besar “beli 1 gratis 5”.

Tapi tanpa satu pun barang dagangan, toko anda akan melongo seperti pemancing dijauhi ikan.

Bagi website, barang dagangan adalah konten. Bentuknya bisa artikel, foto, lapak barang jualan, embed video, atau apa pun yang bisa diimajinasikan. Panduan WordPress untuk pemula ini akan menemani kamu berlatih membuat konten website.

5. Menambah konten di website

WordPress menyediakan dua jenis konten, yakni post dan page.

Post adalah bagian dari blog, artinya bersifat dinamis dan menjadi bagian yang terus diperbarui. Dalam tampilan bawaan WordPress kumpulan post tampil pada halaman utama website. Post terbaru menempati posisi teratas.

Sedang page bersifat statis, biasanya dipakai untuk halaman kontak, tentang situs, profil, dan yang sejenisnya.

WordPress membuka kemungkinan mengatur website agar page tertentu, atau salah satu post, yang ditampillkan pada halaman utama.

Website perusahaan umumnya menampilkan page di halaman utama. Bisa saja tidak berisi post sama sekali, atau dibuatkan pada bagian tertentu yang diberi nama blog.

Jangan lupa, kita sedang belajar menambah konten di website.

Untuk menambah konten pada website, kamu bisa memilih Posts atau Pages, tergantung kebutuhan. Kita belajar membuat page untuk halaman depan website, tapi cara membuat post pun tidak jauh beda seperti ditunjukkan di bawah ini.

Pada bar menu sebelah kiri, pilih Pages> Add new untuk masuk dalam halaman block editor Guttenberg WordPress. Kamu bakal disambut pop up box berisi info dasar penggunaan block editor. Tidak ada salahnya membaca sampai selesai.

Pertama kali kamu mungkin akan merasa terindimidasi. Tapi pada dasarnya block editor ini memudahkan kombinasi beragam bentuk konten dalam satu halaman.

menambah-posts-di-website-wordpress

Bagian-bagian bertanda merah adalah beberapa fitur yang bisa dieksplorasi supaya kamu semakin familiar dengan ruang pengolahan konten website. Tapi sekarang yang paling penting adalah block Add title dan block di bawahnya yang bertuliskan “Start typing…”.

Tuliskan judul artikel pada kolom Add title, lalu pindah ke block di bawahnya dan mulai mengetik. Setelahnya eksplorasi bar pengaturan di sebelah kanan. Yang penting diperhatikan, pada opsi Discussion kamu bisa menentukan apakah pengunjung dibolehkan mengomentari halaman tersebut.

membuat-post-di-block-editor-guttenber-wordpress_1

Kamu bisa menambah gambar untuk ornamen halaman. Untuk melakukannya, pada blok kosong klik tanda +>Image. Setelahnya akan muncul tombol Upload. Akan muncul permintaan mengunggah gambar dari komputermu.

Menambah-gambar-di-page-website-wordpress1

Setelah diberi gambar.

upload-gambar-di-halaman-website-wordpress

Jika selesai dengan semua pengaturan, klik Publish pada pojok kanan atas layar, akan mucul anjuran untuk mengecek ulang. Klik Publish lagi. Halamanmu sudah bisa diakses publlik.

Kamu mungkin sudah sadar bahwa sudah ada post berjudul Hallo world! dan halaman Sample Page di website. Jangan khawatir, keduanya adalah konten bawaan penginstalan WordPress. Kamu bisa menghapusnya di halaman dashboard admin lewat menu Posts>All Posts. Pada daftar posting, klik Trash di post yang hendak dihapus.

menghapus-post-di-website-wordpress untuk pemula

Langkah serupa bisa dilakukan untuk menghapus page, lewat menu Pages>All Pages.

Sekarang kamu bisa menambah lebih banyak post atau page di website. Selanjutnya kami akan temani kamu membuat page, menjadi halaman depan atau beranda website.

Untuk mengatur sebuah page menjadi halaman depan website, pada bar menu klik Appearance>Costumize. Pada halaman baru, klik Homepage Settings. Pilih opsi A static page, lalu di bagian Homepage, pilih halaman yang ingin kamu jadikan sebagai beranda. Lalu klik tombol biru Publish pada pojok kanan atas layar.

homepage-setting-website-wordpress-untuk-pemula-1

Beranda website sekarang sudah menampilkan halaman baru. Kamu bisa istirahat sekitar 15 menit sambil isi tenaga. Karena setelah ini kita butuh energi cukup buat masuk ke salah satu bagian paling asyik dalam perkara utak-atik WordPress.

6. Menginstall plugin WordPress

Kamu bisa bayangkan website WordPress seperti smartphone yang memungkinkan pengguna menginstall berbagai aplikasi, untuk memenuhi kebutuhan spesifik yang berbeda-beda. Nah dalam semesta WordPress, aplikasi itu bernama plugin.

Tersedia ribuan plugin WordPress dengan fungsi berbeda-beda yang bebas dimanfaatkan para pengguna. Jika belum cukup, banyak sekali plugin premium yang bisa memenuhi kebutuhan spesifik, terutama untuk bisnis.

Di bawah ini adalah beberapa plugin populer dengan fungsi yang berbeda-beda:

Anti Spam

  • Akismet

Search Engine Optimization

  • Yoast SEO
  • All In One SEO
  • Rank Math SEO
  • The SEO Framework

Security

  • Sucuri
  • Wordfence Security
  • iThemes Security

Analytic

  • Google Analytic Dashboard for WP
  • ExactMetrics
  • MonsterInsights

Backup

  • UpdraftPlus
  • BackupBuddy

Performance

  • WP Rocket
  • Autoptimize
  • WP Super Chace

Ecommerce

Kompres gambar

  • Imagify
  • Smush

Kamu bisa mengetes berbagai plugin untuk mencari yang sesuai kebutuhan. Jika butuh bantuan menginstal plugin, simak cara menginstal plugin WordPress.

7. Selalu melakukan backup

Melakukan backup adalah hal terbaik yang bisa kamu lakukan setelah selesai merapikan website. Lebih tepatnya, melakukan harus dilakukan secara berkala. Dalam dunia pengelolaan website, apa pun CMS yang kamu pakai, rumus tersebut berlaku secara universal.

Penyedia jasa web hosting yang berkualitas akan menyediakan fasilitas backup rutin bagi konsumennya. Kamu bisa menanyakan teknisnya kepada CS jasa web hosting yang dipakai. Tapi tidak ada salahnya kamu juga punya file backup sendiri.

Bagaimana caranya?

Pada langkah sebelumnya kamu sudah menguasai cara menginstal plugin WordPress, sekarang kamu bisa praktikkan lagi untuk menambah plugin backup sebagai langkah pengaman website.

Beberapa plugin backup gratis dan populer di antaranya adalah UpdraftPlus dan Backup Buddy. Pilih salah satu dan atur agar proses backup berjalan rutin secara otomatis.

Seberapa sering sebaiknya saya melakukan backup website?

Tergantung seberapa sering kamu mengupdate konten. Kalau websitemu mempublikasi konten baru setiap hari, melakukan backup setiap hari terhitung wajar. Jika kurang dari itu, sesuaikan frekuensinya.

8. Menjaga keamanan website

Fungsi websitemu adalah mewakili kehadiranmu di dunia internet 24 jam/hari. Produk, bisnis, ide, atau apa pun yang kamu tawarkan, bisa diakses orang dengan mudah kapan saja dan di mana saja.

Tapi kalau keamanan websitemu tidak terjamin, terjadi peretasan keamanan terus-menerus, bisa-bisa kamu malah dapat tambahan pekerjaan untuk mengurusi hal-hal tidak perlu ketimbang mengembangkan bisnismu.

Memang langkah mengamankan website itu kompleks dan tidak semua orang bisa melakukannya. Tapi ada beberapa langkah mudah yang bisa dilakukan para pemula untuk mempersempit ruang gerak para peretas.

Mulai dari memilih username dan password yang kuat dan tidak gampang ditebak, memakai bantuan plugin keamanan, memperbarui core, theme, dan plugin WordPress, itu semua bisa kamu lakukan dengan relatif mudah.

Untuk bahasan secara mendalam, kamu bisa baca cara meningkatkan keamanan WordPress, untuk memastikan kamu bisa tidur nyenyak selagi websitemu bekerja.

Penutup panduan WordPress untuk pemula

Nah, sampai sejauh ini kami menepati janji, menemani membuat website tanpa perlu pengetahuan coding sedikit pun. Kami juga berusaha menjelaskan setiap tahap semudah mungkin, agar gampang dicerna para pemula.

Pada tahap ini boleh dibilang websitemu sudah siap menjamu para tamu yang bakal berkunjung. Kamu bisa mulai berkonsentrasi mengembangkan website dengan memperkaya konten berkualitas. Mungkin kamu akan tertarik membaca langkah-langkah mudah meningkatkan SEO untuk website WordPress yang bisa dilakukan sehari-hari.

Kalau kamu ingin mengembangkan website menjadi situs ecommerce, kamu bisa baca cara membuat toko online dengan WordPress dan WooCommerce. Jangan lupa memilih theme WordPress yang mendukung fitur WooCommerce untuk jualan online.

Kamu mungkin masih akan butuh waktu untuk membiasakan diri dengan ekosistem website. Itu normal buat pemula, semua yang berkecimpung di semesta WordPress pernah mengalaminya. Sejauh kamu konsisten memelihara website, tidak butuh waktu lama untuk terbiasa.

Kalau kamu belum cukup percaya diri untuk menginstal langsung di web hosting, kamu bisa coba di komputer sendiri dengan menginstal WordPress di localhost tanpa biaya. Kamu bisa baca panduannya dengan menggunakan Laragon dan DesktopServer.

Dengan begitu kamu sudah selesai menjalani semua tahap panduan WordPress untuk pemula ini. Jangan sungkan untuk membagikan pengalaman membuat website dengan WordPress di kolom komentar. Kalau ada masalah, kamu juga bisa menghubungi kami.

Baca juga:

2 pemikiran pada “WordPress untuk Pemula: Panduan Lengkap Membuat Website”

  1. Halo, Pak/Bu. Terima kasih buat komentar pertanyaannya.

    Untuk belajar pada dasarnya keduanya bagus-bagus aja.

    Tapi mungkin kalau mau belajar lebih advance, WordPress bisa lebih memfasilitasi. Mayoritas blogger yang memulai dari Blogspot lalu mau migrasi menggunakan domain sendiri, biasanya memilih WordPress.

    Balas

Tinggalkan jejak

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.