big data

Apa itu Big Data? Pengertian, 3 Jenis Data dan Contoh Penggunaanya

TeknoEdukasi – Di dunia yang sudah serba digital ini pasti kamu pernah menemukan istilah big data. Mungkin akan terdengar seperti istilah data biasa. Tapi lebih dari itu, ternyata terdapat makna yang lebih dalam.

Faktanya, teknologi ini sudah banyak digunakan pada era seperti ini. Yang mana tidak ada hari tanpa membuka sosial media, search engine dan lain sebagainya.

Teknologi ini tidak hanya berguna pada bidang informasi dan teknologi, tetapi juga sudah merambah sektor bisnis. Semakin ramainya teknologi ini, penting untuk kamu mengetahui peranannya.

Dari mulai pengertian big data, jenis dan contoh big data. Untuk kamu yang masih awam dengan istilah tersebut, jangan khawatir karena di sini kita akan membahas secara detail.

Apa itu big data?

Apa arti big data? Jika didefinisikan dari artinya saja, big data adalah sebuah data yang besar. Namun,nyatanya bukan hanya soal ukuran dan volume dari data tersebut, tetapi juga terkait jenis dan ragam data itu beserta kecepatan pertumbuhannya.

Big data berbeda dengan data lain yang bisa dihitung besarannya, lebih dari itu data ini lebih banyak dan kompleks. Maka sampai saat ini belum diketahui pasti besarannya.

Akan tetapi, dapat dikatakan data yang besar apabila sudah tidak bisa lagi diproses oleh software database tradisional.

Jika berbicara dalam ranah teknologi. Secara umum, big data juga berkaitan dengan penggunaan internet. Karena seperti yang kita semua tahu, internet berhubungan erat dengan data.

Misalnya saat kamu melakukan pencarian di Google atau search engine lain. Maka kamu dapat menemukan informasi apa pun dari sana. Informasi itulah dapat dikatakan sebagai big data, mengingat kamu dapat menemukan semua informasi yang kamu butuhkan di sana.

Selain itu, jika kamu bermain sosial media seperti Instagram atau TikTok pasti terdapat foto, video atau pun teks. Nah itu juga merupakan salah satu sumber big data.

Jenis-jenis big data

Seperti yang sudah disinggung sedikit, data ini bentuknya beragam. Nah, apa saja jenis big data yang ada?

Jangan sampai kamu salah mengartikan dan salah menggunakannya. Karena setiap jenis data memiliki fungsi dan pemrosesan yang berbeda.

1. Data terstruktur (Structured)

Jenis data ini biasa disebut data tradisional. Seperti namanya yaitu terstruktur, maka data ini disimpan secara rapi dengan format yang itu-itu saja atau tetap.

Biasanya data ini disimpan dalam bentuk tabel atau gabungan baris dan kolom. Sehingga biasanya hasilnya dalam format file Microsoft Excel atau spreadsheet.

Karena data ini sederhana dan formatnya tetap, sehingga mudah diakses dari database atau aplikasi sederhana.

Contoh structured data: data karyawan pada sebuah perusahaan, data penjualan barang dan masih banyak lagi.

2. Data tidak terstruktur (unstructured data)

Kebalikan dari sebelumnya, jika data terstruktur maka bisa dapat dengan mudah dicari dan mudah ditemukan.

Berbeda jika jenis data yang kedua. Data ini tidak memiliki format yang jelas. Dan tidak hanya berasal dari satu sumber saja, misalnya seperti data berbentuk teks, video, audio.

Ataupun jika di sosial media, contohnya adalah jumlah likes, followers, postingan dan yang lain.

Untuk menyimpan data seperti ini juga membutuhkan sistem penyimpanan khusus seperti MongoDB atau CouchDB.

3.    Data semiterstruktur (semi-structured)

Jenis data yang terakhir adalah semi terstruktur. Artinya gabungan dari data yang terstruktur dan tidak.

Data ini sebenarnya belum diklasifikasi atau belum dikelompokkan oleh sebuah database, namun data tersebut mengandung informasi-informasi penting.

Contoh dalam dalam format file csv, json dan xml.

Manfaat big data dan mengapa hal ini penting?

Karena sering kita jumpai pada istilah teknologi. Maka sekarang kita juga akan membahas manfaat big data pada penerapan teknologi dan informasi. Jangan hanya asal tahu saja pengertiannya. Tapi justru tidak tahu manfaatnya.

Mengapa menjadi penting? Karena apabila data-data tersebut diolah dan diproses dengan baik. Maka tentu akan menjadi suatu hal yang besar. Dan bisa menangani segala macam permasalahan yang dihadapi.

Berikut beberapa manfaatnya pada penerapan teknologi saat ini:

  • Pada media sosial: sebagai tempat untuk menyimpan atau database dari segala bentuk data dari mulai foto, video, teks. Sehingga dapat diakses siapa pun dengan mudah.
  • Media digital: mungkin ini yang paling menarik, yaitu dapat mengetahui algoritma pengguna sehingga dapat menyarankan produk/hal yang serupa. Misalnya di Spotify kamu mendengarkan lagu-lagu genre rock, dari situ juga data-data dibantu dengan teknologi artificial intelligence akan merekomendasikan lagu-lagu yang serupa.

Gimana, keren banget kan manfaatnya?

Setelah mengetahui apa itu big data dan contohnya, seharusnya kamu sudah bisa lebih tahu terkait penerapan dan penggunaan big data ini.

Sehingga next time kamu dapat menggunakannya dan menjadi solusi permasalahan.

Komentar, yuk